L P P M   U N P A T T I

Efek Intoleransi Beragama dalam Social Media: Analisis Interaksi Netizen terhadap Berita Hoax

Efek Intoleransi Beragama dalam Social Media: Analisis Interaksi Netizen terhadap Berita Hoax

oleh
Nur Aida Kubangun; Sarmalina Rieuwpassa; Muhammad Tarmizi Kubangun; Wa Ika Safitri; dan
Nili Kombewaha

Intoleransi menjadi tidak terkendali disebabkan semakin besarnya media sosial dan susah untuk dibendung. Kenyataan yang ada di media sosial sangat memprihatinkan karena banyak yang belum menyadari bagaimana besikap menjunjung hak demokratis dalam beragama yang dibuktikan dengan sikap eksklusifitas yang dibenarkan melalui doktrin agama. Meningkatnya sikap intoleransi berakibat kepada tindakan merusak atau berdampak kepada kelompok lainnya di tengah kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Hal tersebut tidak lepas dari derasnya gelombang aktivis Islamis yang terus-menerus mensosialisasikan keberadaanya, mensosialisasikan eksklusivitas hingga pada sikap intoleransi baik di sekolah maupuan tingkat universitas. Munculnya berbagai konflik horizontal akhir-akhir ini menunjukkan bahwa Indonesia sedang terancam. Sebenarnya, keragaman agama dapat menjadi energi positif dalam mengaktualisasi dan memelihara toleransi antar umat beragama. Sikap-sikap ini muncul dan kita lihat di berbagai komentar media sosial ataupun di berbagai postingan dari akun media sosial dapat berupa aksi maupun reaksi dari pengguna media sosial. Tidak jarang perilaku yang terjadi di dalam media sosial berujung kepada tindakan melanggar hukum, hal tersebut dikarenakan komentar ataupun postingan dari pengguna media sosial yang mengandung unsur kebencian bahkan menimbulkan perpecahan. Berbagai data di atas menunjukkan betapa mengkhawatirkannya keadaan pengguna sosial media yang ada di Indonesia. Hal ini diperparah dengan adanya fakta tentang pengguna media sosial di Indonesia yang semakin tidak bisa dianggap sebagai sebuah kewajaran. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis interaksi netizen terhadap berita hoaks dengan pendekatan analisis media siber.

Related Tags:
Social Share: