Sosialisasi Prospek Industri Serat Alami NFRC bagi Masyarakat Negeri Mamala
Oleh:
Dr. Debby R Lekatompessy, ST., MT; Sonja T. A. Lekatompessy, ST., MT; Dr. Monalisa Manuputty, ST., M.Kes; Ir. Obed Metekohy, M.Si; dan Ir. Reico Harold Siahainenia, MT
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini merupakan lanjutan dari kegiatan ditahun sebelumnya yang bertujuan untuk memperkenalkan dan mensosialisasikan penggunaan serat alam alami, seperti serat kenaf, serat pelepah pisang sebagai pengganti Fiber Reinforced Plastic (FRP) dalam pembuatan kapal di Negeri Mamala. Material dasar yang tersedia sebagai limbah alam di desa Mamala memiliki potensi untuk diolah dan dijadikan bahan dasar pembuatan kapal. Program ini mendukung konsep Eco Green dengan menggantikan material berbasis plastik sintetis yang tidak ramah lingkungan, dengan material terbarukan yang dapat terurai secara alami. Sosialisasi ini melibatkan masyarakat negeri, dalam hal ini Komunitas Pausela Mamala, selain memberikan pemahaman tentang manfaatnya dalam mengurangi dampak lingkungan juga diperkenalkan prospek dari pemanfaatan limbah pelepah pisang (serat Abaka) sebagai serat alami untuk material komposit yang bernilai ekonomis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keberlanjutan industri ramah lingkungan dalam industri pembuatan perahu lokal, sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru yang berbasis pada bahan baku yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Berdasarkan penelitian sebelumnya, material serat alami kenaf membuka peluang menjadi material pengganti FRP karena lebih ramah lingkungan. Dengan material kenaf composite ini dapat mengurangi polusi dan ramah lingkungan. Pengabdian kepada Masyarakat memberikan pemahaman agar masyarakat memiliki pilihan alternatif material serat lain untuk membuat atau mereparasi kapal atau perahu mereka yang eco friendly.